Duetkan Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan di 10 Menit Akhir

Duetkan Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan di 10 Menit Akhir
Kushedya Hari Yudo (C) DANI KRISTIAN

Tim pelatih Arema menduetkan Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan di 10 menit akhir laga latihan bersama dengan Madura United, Senin (15/3/2021) sore kemarin. Terlepas dari hasil imbang 2-2, duet penyerang asli Malang ini mendapatkan apresiasi.

Asisten Pelatih Arema, Kuncoro mengaku sejatinya duet Yudo-Dedik bakal ditampilkannya sejak awal pertandingan babak pertama. Sayang, rencana memainkan skema 4-4-2 kemudian digantinya dengan 4-3-3.

Dalam skema tersebut, Yudo diplot sebagai targetman, sedangkan Dedik di posisi penyerang sayap kanan, dibantu Feby Eka Putra di kiri. Hasilnya, dua gol dilesakkan Dedik.

“Sebenarnya kami mau mainkan 4-4-2 diamond, menduetkan Yudo dan Dedik. Tapi, karena Dendi (Santoso) sakit dan tidak bisa bermain, makanya saya ubah lagi jadi 4-3-3, pakai dua sayap. Jelang 10 menit akhir saya ubah lagi 4-4-2, karena Yudo-Dedik ini tipe pembunuh semua,” kata Kuncoro.

Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan Disokong Bruno Smith

Kuncoro memasukkan Bruno Smith saat babak kedua tersisa 30 menit. Playmaker asal Brasil ini mendukung skema 4-4-2 yang coba menonjolkan duet Yudo-Dedik pada 10 menit akhir.

Menurutnya, Bruno secara kualitas dan skill bagus, tetapi kondisi fisiknya belum 100 persen pulih pasca perjalanan ke Indonesia dan karantina mandiri sepekan di Jakarta. Bahkan, kabarnya Bruno sempat meminta kepada Kuncoro untuk dimainkan 10 menit saja.

“Ketika dia meminta seperti itu, saya bilang pertandingan ini juga penting untuknya mengembalikan kondisi pelan-pelan. Meskipun tampak belum punya banyak tenaga, karena tidak pernah latihan lari waktu karantina, tapi skillnya menutupi kekurangan itu,” tandas pelatih asal Malang tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.