Kuncoro: Mario Gomez Bakal Jadikan Pemain Arema Petarung

Kuncoro Mario Gomez Bakal Jadikan Pemain Arema Petarung
Kuncoro (C) DANI KRISTIAN

Mario Gomez diyakini bakal menjadikan para pemain Arema petarung di lapangan hijau pada musim 2020 mendatang. Penilaian tersebut disampaikan oleh Kuncoro, asisten pelatih Arema musim lalu yang masih dipertahankan oleh manajemen klub berjuluk Singo Edan itu.

Pelatih 46 tahun itu mengaku senang dengan penunjukan Gomez sebagai pelatih kepala Arema musim 2020. Kuncoro menegaskan siap bekerja sama dengan mantan pelatih Borneo FC di Liga 1 2019 tersebut.

Dari informasi yang diterimanya dari Charis Yulianto, asisten pelatih Arema lainnya, Gomez merupakan pelatih yang memiliki karakter disipin. Charis tahu betul, lantaran musim lalu ia juga menjadi asisten pelatih Gomez di tim Borneo FC.

“Yang saya dengan dari Charis, Coach Gomez punya program latihan keras. Pada masa persiapan sebelum kompetisi pemain akan digembleng fisiknya. Hal itu dilakukannya untuk menjadikan pemain sebagai petarung di lapangan nantinya,” ungkap Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Jadi Petarung Butuh Modal Fisik

Menurut Kuncoro, untuk menjadi petarung di lapangan hijau, pemain butuh modal fisik. Untuk memiliki fisik yang bagus, pelatih asli Malang itu menilai harus benar-benar disiapkan sejak masa persiapan di pra-musim.

Kuncoro mencontohkan, musim lalu Arema sempat ‘kehabisan bensin’, terutama di putaran kedua, lantaran tak ada waktu untuk menggelar latihan fisik khusus. Kondisi fisik pemain sangat berbeda dengan ketika masih ada pelatih fisik, Dusan Momcilovic di awal musim 2018.

“Sebagus apa pun kendaraannya, kalau kehabisan bensin ya tidak sampai tujuan. Meskipun kendaraannya jelek, kalau bensinnya penuh ya sampai juga di tujuan, meskipun pelan-pelan,” imbuh legenda Arema era Galatama ini.

Senang Mario Gomez Bawa Pelatih Fisik

Kuncoro juga senang musim 2020 ini Arema mendatangkan lagi pelatih fisik, Marcos Gonzales, asal Argentina. Pelatih fisik yang pernah bekerja sama dengan Gomez di Johor Darul Ta’zim Malaysia itu diharapkan dapat membantu membentuk fisik penggawa Singo Edan.

“Harapan saya, kehadiran pelatih fisik bisa membuat fisik pemain Arema lebih bagus musim depan. Sebab, masalah kemampuan fisik ini menjadi salah satu hasil evaluasi kami dari penampilan Arema musim kemarin,” pungkasnya.