Milo Ungkap Masalah di Tiga Laga Terakhir Arema

Milo Ungkap Masalah di Tiga Laga Terakhir Arema
Milo Ungkap Masalah di Tiga Laga Terakhir Arema (C) DANI KRISTIAN

Serentetan hasil kurang memuaskan didapat di tiga laga terakhir Arema di Liga 1 2019. Pelatih Arema, Milomir Seslija mengungkapkan masalah timnya yang sudah tiga pertandingan gagal menang.

Usai kalah 1-2 di kandang Bali United, Arema membukukan dua hasil imbang di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan Malang. Skuat Singo Edan ditahan imbang 1-1 oleh PSIS Semarang, dan terbaru, 2-2 oleh Borneo FC.

Saat kalah dari Bali, menurutnya Arema sudah bermain bagus. Sementara ketika ditahan imbang PSIS dan Borneo pun skuat Singo Edan sudah tampil mendominasi permainan.

“Mungkin masalah kami di tiga laga terakhir Arema sangat mudah kebobolan, tiga pertandingan kami kebobolan karena kesalahan sendiri. Sebenarnya kami sudah tampil bagus, dan bisa mendominasi permainan,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu kepada WEAREMANIA.

Karena Rotasi Pemain

Mudahnya gawang menderita kebobolan di tiga laga terakhir Arema menurut Milo salah satunya karena masalah rotasi pemain. Seringnya pergantian satu-dua pemain di starting line-up bisa jadi membuat penampilan tim menurun.

Sebelumnya, di beberapa laga pelatih asal Bosnia itu harus kehilangan Johan Farizi dan Dedik Setiawan dalam waktu yang lama karena cedera. Beberapa pemain seperti Hendro Siswanto, Jayus Hariono, dan Arthur Cunha bergantian absen karena alasan yang sama.

“Kami harus melakukan rotasi pemain, tapi saya pikir perubahan ini cukup berpengaruh terhadap tim,” imbuh pelatih 55 tahun itu.

Harus Berbenah

Arema harus berbenah sebelum menantang tuan rumah Persela Lamongan di pekan ke-19 Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) nanti. Milo pun siap memaksimalkan sisa waktu persiapan yang ada untuk menyiapkan timnya dengan baik.

“Semuanya harus kami perbaiki, termasuk mencari tahu apa yang menyebabkan gawang kami dengan mudah kebobolan, kami harus berbenah,” tegasnya.