Perlukah Arema Rekrut Pemain Asing Lewat Seleksi?

Perlukah Arema Rekrut Pemain Asing Lewat Seleksi?
Makan Konate (C) DANI KRISTIAN

Selama ini pemain asing keluar-masuk Arema begitu saja tanpa jalur seleksi. Lantas, perlukah sekarang Arema rekrut pemain asing lewat seleksi seperti sejumlah klub lain?

Kedatangan pemain asing ke Arema selama ini melewati mekanisme bermula dari tawaran dari agen pemain kepada manajemen klub. Lantas, manajemen melempar video youtube si pemain yang diberikan agen kepada tim pelatih.

Jika dari tim pelatih berkata oke sebagai tanda si pemain asing cocok dengan kebutuhan tim, maka keputusan ada pada direksi klub. Jika harga cocok, maka si pemain asing siap datang ke Malang.

“Seleksi itu kan untuk pemain asing yang tidak jelas. Kalau pemain asingnya yang pernah bermain di Indonesia, maka dia tidak perlu seleksi lagi. Sebab, kami kan sudah tahu bagaimana kualitasnya,” kata Asisten Pelatih Arema, Kuncoro.

Arema Rekrut Pemain Asing Bermodal Video Youtube

Kuncoro sebenarnya agak meragukan teknis perekrutan pemain asing dengan cuma bermodalkan video Youtube semata. Karenanya, untuk Liga 1 2021 ini Arema memprioritaskan mendatangkan pemain asing yang sudah pernah bermain di sini.

Jika pernah memperkuat klub di Indonesia, maka sedikit banyak tim pelatih dan manajemen klub Arema tahu gaya bermainnya. Tentunya, kalau nyata-nyata tak berkualitas tak akan direkrut.

“Kalau lewat video Youtube, biasanya yang ditampilkan momen yang bagus-bagus saja. Kami juga tidak tahu kondisi terakhir si pemain seperti apa. Beda kalau si pemain pernah berkarier di klub Indonesia, secara teknis bisa diamati,” imbuhnya.

Bruno Smith dan Caio Ruan Sempat Berstatus Seleksi

Kuncoro membeberkan, Bruno Smith dan Caio Ruan yang didatangkan sejak September 2020 lalu sempat berstatus seleksi. Mereka diberi waktu di Piala Menpora 2021, tetapi kemudian didepak lantaran dinilai gagal.

“Kemarin itu jujur kami belum tahu seperti apa kualitas dua pemain asing itu yang sebenarnya. Makanya, kami bersyukur bisa mencoba mereka di turnamen pramusim. Karena di bawah ekspektasi kami, maka mereka dicoret,” pungkas pria asli Gondanglegi, Kabupaten Malang ini.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.