Setelah Kejari Kota Malang, Besok Aremania Menggelar Aksi Damai di Kejari Kota Batu

Aksi damai Aremania untuk usut tuntas kasus Kanjuruhan Disaster 2 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Senin (31/10/2022) siang berlangsung sukses. Setelah itu, Aremania menggelar aksi damai lagi di Kejari Kota Batu, Selasa (1/11/2022) siang.

Saat ini, berkas kasus tragedi ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur sejak 25 Oktober 2022. Dalam 14 hari, maksimal sampai 7 Novermber 2022, Kejati akan mengkaji berkas itu sebelum dilimpahkan ke pengadilan (P21).

Hanya saja, Aremania merasa berkas itu cacat hukum dan belum lengkap. Karenanya, Aremania melalui aksi damai ini mendesak Kejari di Malang Raya untuk mengembalikan berkas itu (P19) kepada penyidik Polri.

“Kami merasa perlu mendesak untuk segera memberikan tekanan publik kepada Kejaksaan Tinggi, melalui Kejaksaan Negeri di Malang Raya. Hari ini di Kota Malang, besok di Kota Batu, dan lusa di Kabuaten Malang,” kata Muhammad Anwar, Perwakilan Posko Sekretariat Bersama Arek Malang.

Aremania Menggelar Aksi Damai Sebagai Dukungan Kepada Tim Hukum

Anwar menambahkan, tim hukum Aremania sudah bergerak mengawal proses di jalur hulum. Menurutnya, aksi damai ini dilakukan juga sebagai bagian dari dukungan kepada pergerakan tim hukum.

Setiap langkah yang dilakukan Aremania melalui Sekber Arek Malang diharapkan bisa berjalan simultan. Ini sebagai komitmen mereka terus mengawal kasus Kanjuruhan Disaster 2 agar korban dan keluarga bisa mendapatkan keadilan.

“Sesuai pertimbangan hukum, karena kasus ini sudah berjalan di ranah hulum, maka kami Sekretariat Bersama Arek Malang memberikan dukungan kepada tim hukum yang bekerja ikhlas dan tulus, bersama kami mengawal korban Tragedi Kanjuruhan,” pungkasnya.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan Aremania kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui Kejaksaan Negeri Kota Malang. BACA: Inilah tuntutan Aremania dalam aksi di depan Kejari Kota Malang.