Tim Pelatih Arema Menunggu Status Matias Malvino

Tim Pelatih Arema Menunggu Status Matias Malvino
Matias Malvino (C) DANI KRISTIAN

Tim pelatih Arema masih menunggu status Matias Malvino. Stopper asal Uruguay itu hingga saat ini masih berada di Uruguay usai pulang kampung di awal masa pandemi covid-19 menyerang Indonesia.

Setidaknya, Matias sudah melewatkan sesi latihan Arema yang sudah berlangsung tiga pekan terakhir di bulan Agustus. Sempat dijadwalkan tiba pada pertengahan Agustus, lalu molor akhir Agustus, hingga kabar terakhir tiket pesawatnya tertunda hingga awal September.

Sama seperti pemain asing Arema lainnya, Oh In-kyun yang kini tengah mempertimbangkan untuk gantung sepati, Matias juga terkendala aturan Pemerintah RI. Jika Permenkumham yang melarang orang asing masuk ke wilayah Indonesia di masa pandemi ini, faktanya Pedro Bartoli dan Hugo Grillo yang bahkan belum pernah ke negeri ini pun bisa mendarat di Indonesia.

“Untuk tambahan pemain asing, kami masih menunggu status Matias. Kalau (Jonathan) Bauman dan (Oh) In-kyun tidak bisa, artinya pemain asing kami tinggal dua. Ada Elias (Alderete) dan Matias yang statusnya masih tanda tanya,” kata Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto.

Rencana Cadangan Jika Status Matias Malvino Tak Kunjung Jelas

Jika tak kunjung ada kejelasan mengenai kehadiran Matias Malvino, Charis Yulianto menjelaskan, tim pelatih Arema sudah menyusun rencana cadangan. Bisa jadi, skuad Singo Edan bakal mencari pengganti.

Sejatinya, manajemen Arema baru saja merekrut stopper asing berusia 18 tahun bernama Hugo Grillo. Pemain asal Brasil itu bisa saja digadang-gadang menjadi bagian dari rencana cadangan tim pelatih Arema jika Matias tak tiba di Malang.

“Kalau untuk pemain asing pengganti, saya pikir kami harus beromunikasi dengan pelatih kepala dulu. Nanti, baru ada keputusan mengenai pemain asing di posisi mana yang dibutuhkan Arema,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.