5 Alasan Arema Harus Menang di Kandang Bali United

Arema akan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada lanjutan Liga 1 2022-2023 Pekan 4, Sabtu (13/8/2022), pukul 20.30 WIB. Setidaknya ada lima alasan Arema harus menang di kandang Bali United tersebut.

Ini menjadi laga tandang kedua bagi Arema musim ini. Sialnya, laga tandang pertama di awal kompetisi lalu berakhir tragis dengan kekalahan 0-3 di markas Borneo FC.

Tentunya, pelatih Eduardo Almeida tak ingin Arema menanggung malu kesekian kalinya. Kemenangan pasti akan tetap menjadi target utama Arema saat bertandang ke Pulau Dewata.

Inilah 5 Alasan Arema Harus Menang di Kandang Bali United

1. Kehilangan Poin di Kandang

Sebelum bertandang ke Bali, Arema baru saja menjalani dua laga kandang beruntun. Sayangnya, mereka gagal menyapu bersih enam poin dan harus kehilangan dua poin.

Skuad Singo Edan sempat menang susah payah atas PSIS Semarang 2-1 di Pekan 2. Lalu, di Pekan 3, mereka gagal menaklukkan PSS Sleman lantaran laga berakhir 0-0.

Karena kehilangan dua poin di kandang sendiri, mau tak mau Arema harus mencari poin pengganti di laga tandang. Melawan Bali United ini memang tak mudah, tapi Arema wajib berusaha keras mendapatkannya.

2. Pertaruhan Nasib Eduardo Almeida

Dua laga di Pekan 4 dan Pekan 5 bisa dibilang menjadi pertaruhan nasib pelatih Eduardo Almeida. Pelatih asal Portugal itu tentu tak ingin kontraknya sebagai pelatih kepala berakhir karena hasil buruk, salah satunya di kandang Bali United.

Almeida tentu termotivasi untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai nahkoda tim kebanggaan Aremania ini. Setidaknya, kemenangan bisa membuat kepercayaan Aremania terhadap timnya sedikit membaik.

Jika tak bisa meraih hasil positif, maka bisa-bisa Bali United yang memaksanya untuk angkat koper mengemasi seluruh barang-barangnya. Situasi genting ini bakal menjadi semangat tersendiri bagi pelatih berusia 44 tahun itu.

3. Punya Kenangan Manis di Bali

Arema punya kenangan manis di Bali, melawan Bali United dan berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kurang apa coba?

Kemenangan di kandang Bali United itu pernah diraih Arema sebanyak tiga kali. Mulai di Piala Presiden 2015, Piala Bhayangkara 2016, dan Bali Island Cup 2016, di mana dua turnamen terakhir Arema yang menjadi juaranya.

Selain Bali Island Cup 2016, sebelumnya Arema juga pernah mengangkat trofi juara turnamen di Pulau Dewata. Momen itu terjadi di Bali Island Cup 1015.

4. Membahagiakan Aremania

Membahagiakan Aremania tentu menjadi alasan paling klise, tapi sekaligus terindah untuk mengalahkan Bali United.

Seperti diketahui, belakangan ini para pendukung Arema itu dibuat ‘cemas’ oleh permainan Arema. Hal ini tak lepas dari hasil yang kurang maksimal di tiga laga awal Arema di Liga 1 2022-2023.

Meski sejatinya catatan di awal musim ini masih lebih baik dari musim lalu, tak sedikit Aremania yang menuntut perubahan pelatih kepala. Namun, seruan ganti pelatih itu direspons datar oleh pihak manajemen klub.

5. Lanjutkan Tren Unbeaten

Terlepas dari ketidakpuasan Aremania akan permainan tim kebanggaannya, fakta berbicara, jelang Pekan 4 lawan Bali United, Arema punya catatan unbeaten. Skuad Singo Edan tak terkalahkan sejak Pekan 2.

Catatan tanpa tersentuh kekalahan itu setidaknya hadir lebih awal ketimbang musim lalu. Di Liga 1 2021-2022 kemarin, Arema memulai rekam jejak tak terkalahkan dalam 23 laga beruntun sejak Pekan 4 melawan PSIS Semarang.

Sekadar mengingatkan, laga lawan Bali United ini digelar di Pekan 4. Nah, akankah catatan unbeaten Arema musim ini berlanjut di Tanah Dewata?

Tiga kemenangan pernah dicatatkan Arema di kandang Bali United. BACA: Inilah skor laga di kandang Bali United yang dimenangkan Arema.