Fokus

9 Pelatih Lokal Berlisensi AFC Pro yang Bisa Latih Arema

Liestiadi, Asisten Pelatih Arema di ISL 2009-2010

Selain membidik pelatih asing, manajemen Arema ternyata juga membuka opsi memilih pelatih lokal berlisensi AFC Pro. Setidaknya ada sembilan pelatih lokal yang memenuhi syarat tersebut yang bisa latih Arema di Liga 1 2021 nanti.

Dalam kursus lisensi kepelatihan AFC Pro yang terakhir digelar, terdapat 20 pelatih yang lulus. Namun, tidak semuanya saat ini melatih klub maupun di tim nasional.

Hanya ada 11 pelatih saja yang saat ini berstatus pelatih klub dan di timnas. Mereka yang di klub Liga 1 adalah Djadjang Nurdjaman (Barito Putera), Aji Santoso (Persebaya Surabaya), Joko Susilo (Persik Kediri), Rahmad Darmawan (Madura United), Widodo C Putro (Persita Tangerang), dan Yunan Helmi (Barito Putera).

Sementara, yang ada di Liga 2 adalah Bambang Nurdiansyah (RANS Cilegon), Nilmaizar (Sriwijaya FC), dan Seto Nurdiantoro (PSIM Yogyakarta). Lalu, ada pula yang di Timnas Indonesia, yakni Indra Sjafri (Direktur Teknik Timnas Indonesia), dan Rudy Eka (Timnas Indonesia Putri).

Inilah 9 Pelatih Lokal Berlisensi AFC Pro yang Bisa Latih Arema

1. Liestiadi

Dalam catatan karier kepelatihannya, terakhir Liestiadi menangani PSIM Yogyakarta pada musim 2019 lalu di Liga 2. Kalau Aremania masih ingat, pelatih asal Medan itu pernah turut mengantarkan Arema menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 sebagai asisten pelatih Robert Alberts.

2. Hanafing

Hanafing lebih dikenal sebagai instruktur lisensi kepelatihan ketimbang sebagai pelatih sebuah klub. Hanya saja, sebagai pesepak bola, ia pernah 18 tahun membela klub Niac Mitra yang bermain di kompetisi Galatama.

3. Emral Abus

Sama seperti Hanafing, Emral Abus pun lebih fokus dalam jabatan sebagai instruktur kepelatihan yang mengisi materi kursus kepelatihan yang digelar PSSI maupun AFC. Terakhir, Emral pernah menjadi pelatih pendamping Persib Bandung di ajang AFC Cup pada tahun 2015.

4. Iwan Setiawan

Iwan Setiawan merupakan pelatih bertipikal keras dan hobi menebar psywar. Hal itu sudah diperlihatkannya saat masih melatih Borneo FC, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya. Di luar karakter kerasnya itu, Iwan memiliki gaya yang beda di tepi lapangan. Pelatih asal Medan ini biasa mengenakan baju koko dan peci putih saat mendampingi tim yang dilatihnya.

5. Mundari Karya

Mundari Karya kerap malang melintang sebagai pelatih klub-klub medioker, seperti Persikota Tangerang, Persih Tembilahan, PSPS Pekanbaru, Persisam Samarinda, dan terakhir Barito Putera. Pelatih asal Pekanbaru ini terakhir tercatat sebagai Direktur Pembinaan Usia Dini Barito Putera.

6. Syafrianto Rusli

Syafrianto Rusli lama menjadi pelatih Semen Padang dan pernah juga menangani PSPS Pekanbaru. Sebelumnya, pelatih kelahiran Tanah Datar itu juga pernah punya pengalaman menjadi pelatih tim futsal PON Sumatra Barat.

7. Yeyen Tumena

Pecinta Timnas Indonesia pasti tahu nama Yeyen Tumena, yang pernah bermain di Timnas PSSI Primavera yang berguru ke Italia. Terakhir, pria asal Padang itu menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia bersama Joko Susilo. Yeyen juga pernah menjadi Direktur Teknik di Bhayangkara FC.

8. Tony Ho

Nama Tony Ho tentu tak asing lagi bagi Aremania, karena pernah membawa Arema menjadi runner up Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Saat itu, pelatih berdarah Tionghoa ini menjadi asisten pelatih mendiang Miroslav Janu.

9. Wolfgang Pikal

Selain Liestiadi dan Tony Ho, sosok Wolfgang Pikal juga pernah menjadi bagian dari Arema. Pelatih asal Austria itu pernah menjadi pelatih kepala Arema di Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Hanya saja, hasil buruk yang didapat skuad Singo Edan di awal kompetisi membuatnya kemudian mengundurkan diri. Padahal, sebelumnya Pikal sempat berjasa membawa Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 sebagai asisten pelatih mendiang Alfred Riedl.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Exit mobile version