Dibantu Wibi Andreas, Inilah Perjalanan Metro FC di Liga 3

Metro FC
Metro FC

Perjalanan Persekam Metro FC di kompetisi Liga 3 Jawa Timur terhenti di babak 16 Besar. Tim yang dikelola oleh Bambang Suryo itu kalah saat bersua dengan Persewangi, Persekabpas dan Sumbersari FC.

Selama mengarungi kompetisi Liga 3, bisa dikatakan Metro FC banyak menemui jalan terjal. Salah satunya adalah pendanaan. Tim yang notabenenya milik Kabupaten Malang ini sama sekali tidak mendapatkan sokongan dari Pemerintah Kabupaten.

“Perjalanan Metro FC sudah selesai, kami harus berterima kasih kepada Bos Wibi, kemudian Ketua Askab yang menggunakan dana pribadinya, dan semua pihak yang telah membantu Metro. Semoga tahun depan tim Kabupaten Malang ini lebih diperhatikan oleh pemerintah,” tegas BS, sapaan akrabnya.

Siapa Wibi?

Wibi dengan nama lengkap Wibi Andreas memang bukan sosok baru dalam dunia sepakbola di Malang Raya. Dirinya sering terlibat sebagai penyandang dana beberapa tim yang berasal dari Malang Raya.

Sebelumnya Wibi sempat dikabarnya akan mendanai Arema FC meskipun pada akhirnya kabar itu menguap begitu saja.

Sementara musim ini Wibi membantu Metro FC yang sempat mengalami masalah keuangan untuk mengarungi pertandingan Liga 3 Jawa Timur terutama saat babak 16 besar yang digelar di Banyuwangi.

“Hanya sebuah panggilan jiwa, Metro FC adalah tim dari Malang dan kebetulan saya kenal dengan pengurusnya. Mereka membutuhkan bantuan untuk berkompetisi sehingga saya membantunya,” tegas Wibi.

Secara personal, dirinya memang berkeinginan membuat sepakbola Malang ini maju. Saat ini bisa dikatakan meskipun ada sembilan tim di Liga 3 dan 1 tim di Liga 1, kompetisi antar klub di Malang praktis belum dijalankan. Padahal Malang menyimpan bakat terpendam dari sejumlah pemain muda yang harusnya bisa dipoles.

“Kiprahnya di dunia sepakbola tidak diragukan lagi, semoga perjalanan Metro FC di musim depan lebih lancar dari sekarang. Wibi orang yang perhatian dengan perkembangan sepakbola di Malang terutama Kabupaten Malang” sambung BS.

Metro FC 2020

Meskipun sudah mengakhiri kompetisi dan secara resmi tim sudah dibubarkan. Metro FC tetap memiliki tekad untuk lebih baik di tahun mendatang. Rencananya tim tersebut akan lebih baik dan lebih awal lagi dalam melakukan seleksi untuk mencari bibit dari Kabupaten Malang.

Jika perjalanan Metro musim ini terhenti di babak 16 besar, manajemen ingin musim depan lebih baik lagi.

“Mungkin bisa saja dua bulan sebelum Liga 3 seleksi dimulai sehingga nanti tim menjadi lebih kompak,” ungkap pelatih Firman Basuki.