Kapolri Memberi Izin untuk Liga 1 2021, Arema Minta Izin Tertulis

Ditinggal Hendro Siswanto, General Manager Arema Sempat Galau
Ruddy Widodo

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini memberi izin untuk Liga 1 2021. Manajemen Arema berharap izin itu bukan cuma secara lisan saja, melainkan dituangkan dalam izin tertulis yang ditandatangani Kapolri.

Sebelumnya, Sigit memberi lampu hijau untuk seluruh kegiatan keolahrahragaan, termasuk kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2. Namun, mantan Kabareskrim itu menegaskan Polri meminta penyelenggaraannya tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

General Manager Arema, Ruddy Widodo sangat setuju dengan syarat tersebut. Sebagai pengelola klub peserta Liga 1 2020, pihaknya siap melaksanakan segala aturan sebagai jaminan digelarnya lagi sepak bola di negeri ini.

“Soal prokes sebelumnya kan sudah disepakati menjadi komitmen bersama kami peserta Liga 1 yang akan dilaksanakan. Waktu Liga 1 2020 kemarin mau dilanjutkan kami kan sudah pernah menjalani rapid test, PCR swab test, dan sebagainya. Sekarang yang kami butuhkan adalah kepastian izin hitam di atas putih, bukan cuma sekadar statemen di media,” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Kapolri Memberi Izin untuk Liga 1 2021, Arema Setuju Tanpa Penonton

Ruddy Widodo juga sepakat jika Liga 1 2021 digelar tanpa penonton, meski secara bisnis merugikan tim tuan rumah. Menurutnya, harus ada komitmen dari semua klub peserta kompetisi untuk membuat regulasi itu berjalan lancar.

Polri sendiri juga meminta adanya konsekuensi dari penyelenggara dan pelaku sepak bola jika aturan protokol kesehatan dalam pertandingan dilanggar. Ruddy pun sepakat dengan hal tersebut.

“Kami juga sepakat pertandingan digelar tanpa penonton agar tidak jadi kerumunan. Semua itu ada dalam regulasi. Saya pikir regulasinya juga sudah dipersiapkan PT Liga Indonesia Baru, tinggal menunggu izin tertulis dari Polri saja,” imbuh pria asal Madiun itu.

Arema Punya Saran Lainnya

Dalam rencana regulasi lanjutan Liga 1 202o kemarin sempat ada wacana pemusatan kompetisi di Yogyakarta, di mana klub-klub luar Jawa pindah homebase ke sana. Ruddy Widodo menilai wacana itu tetap bisa dipakai untuk penyelenggaraan Liga 1 2021.

“Selain prokes, meminimalisir penggunaan public transport juga penting. Makanya kemarin klub-klub luar Jawa dipusatkan di Yogyakarta. Saya pikir semua siap menyesuaikan dengan prokes yang ada, tidak masalah, yang penting sepak bola bisa berjalan dulu,” pungkas manajer berkaca mata tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.