Latihan Pagi Arema di Lapangan Dinilai Tidak Efektif

Latihan Pagi Arema di Lapangan Dinilai Tidak Efektif
Latihan Arema (C) DANI KRISTIAN

Latihan pagi Arema di lapangan dinilai tidak efektif untuk mempersiapkan diri jelang lanjutan Liga 1 2020. Karenanya, mendekati laga pekan keempat, tim pelatih bakal mengubah jadwal latihan dengan memprioritaskan latihan sore.

Asisten Pelatih Arema, Kuncoro menyebut pelatih kepala Carlos Oliveira meminta memprioritaskan sesi latihan sore untuk berlatih taktik dan strategi. Sementara latihan pagi bisa digunakan untuk maintainance fisik di pusat kebugaran atau dipakai recovery ketika setelah pertandingan.

Pekan lalu, Arema sempat menjajal taktik dan strategi dalam sesi latihan pagi. Di akhir pekan, durasi latihan taktik melalui internal game itu malah bertambah hingga dua jam sekali latihan.

“Pelatih kepala meminta memprioritaskan latihan sore untuk latihan taktik. Mungkin latihan pagi tidak efektif untuk menggelar latihan taktik. Kalau pagi, semakin lama cuacanya semakin panas, kita mulai latihan sudah pukul 08.00, di situ menjadi tantangan tersediri bagi pemain,” kata Kuncoro kepada WEAREMANIA.

Latihan Sore Lebih Menguntungkan Pemain Ketimbang Latihan Pagi Arema

Kuncoro pun menilai latihan taktik akan lebih menguntungkan bagi pemain dan tim Arema jika digelar sore hari. Sebab, para penggawa Singo Edan bisa menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.

Seperti diketahui, seluruh pertandingan di Liga 1 2020 digelar sore dan malam hari. Karenanya, berlatih taktik di sore hari bisa jadi bakal membuat pemain Arema terbawa dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya.

“Lagipula, kalau latihan sore, semakin lama semakin teduh. Beda kalau latihan pagi yang semakin lama semakin panas. Ini berpengaruh pada penerimaan pemahaman pemain terhadap taktik,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.