Yanuar Begal: Kiper Arema Baik-baik Saja

Wajar Jika Aremania Inginkan Teja Paku Alam
Yanuar Hermansyah, Pelatih Kiper Arema (C) DANI KRISTIAN

Pelatih kiper Arema FC Yanuar Hermansyah menyatakan kondisi timnya terutama di bagian penjaga gawang sedang baik-baik saja. Kebobolan 24 gol dalam 15 pertandingan tidak bisa dijadikan sebagai ukuran lemahnya kiper.

Pria yang akrab disapa Begal itu menyatakan jika saat dirinya memahami publik tengah memberikan sorotan kepada anak asuhnya terutama kiper yang dimainkan.

Menurutnya, kritikan adalah hal yang wajar mengingat atensi Aremania selalu besar saat tim kalah ataupun menang karena atensi tersebut berbuah keinginan melihat tim kesayangannya membaik.

Menurut mantan kiper Arema ini, kebobolan dalam pertandingan terjadi karena kesalahan yang kompleks dan tidak serta merta menyalahkan 1-2 pemain. Penilaiannya sejauh ini menyatakan jika penyelamatan kiper Singo Edan sudah sangat banyak. Salah satu laga yang dia tunjuk adalah laga melawan Persija.

“Memang kami sudah kebobolan sebanyak itu (24 kali), tetapi ukuran saya bukan kebobolan melainkan kinerja kiper. Saat pertandingan, sejauh ini baik (Kartika) Ajie ataupun Utam (Rusdiana) sudah menunjukkan cara penyelamatan yang bagus ketika berhadapan dengan kiper lawan,” tegasnya.

Saat ini progress kedua kiper tersebut dianggap sangat bagus ketimbang musim lalu. Dirinya berharap, performa ala Kurnia Meiga pelan-pelan bisa dilakukan oleh kiper Arema.

“Kiper Arema memang selalu dibandingkan dengan Kurnia Meiga. Ukuran Aremania saat ini memang kiper harus seperti dia. Saya akui entong adalah kiper terbaik yang dimiliki tim Arema dan Indonesia. Semoga dia bisa cepat kembali ke tim jika sudah sembuh,” ungkap Begal.

Sandi Firmansyah Tidak Menutup Kemungkinan

Di sisi lain, Begal tidak menutup kemungkinan kiper seperti Sandi Firmansyah bakal turun di lapangan mengingat performa kiper yang ada saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Tanpa merinci kapan Sandi bakal dimainkan, Begal memberikan garansi jika suatu saat pasti diturunkan.

“Penilaian kiper tidak hanya di pertandingan, namun juga ketika latihan. Sandi memiliki kesempatan yang sama, Ciko (Andriyas Francisco) juga. Mereka akan tampil jika di latihan menunjukkan performa bagus,” tukasnya.