Pemain dan Mantan Pemain Arema dari Amerika Utara/Selatan

Sebelum ke Arema, Elias Alderete Adalah One Man One Club
Elias Alderete (C) DANI KRISTIAN

Dalam manual liga yang dibuat operator kompetisi, klub berhak mengontrak pemain asing dengan jumlah tertentu. Dari kuota yang ditentukan itu bisa diisi pemain asing Amerika Utara (negara anggota CONCACAF), atau Amerika Selatan (CONMEBOL). Lalu, siapa sajakah pemain dan mantan pemain Arema dari Amerika Utara/Selatan?

Pemain asing Arema asal Amerika Utara (CONCACAF) pertama dan satu-satunya sejauh ini adalah Keith Kayamba Gumbs. Penyerang asal Saint Kitts and Nevis itu bergabung dengan skuad Singo Edan di Indonesia Super League (ISL) 2012-2013.

Sementara, pemain asing Arema asal Amerika Selatan (CONMEBOL) pertama adalah Juan Manuel Rubio. Pemain asal Chile itu datang ke Arema di Ligina III (1996-1997) bersama dua pemain Latin lainnya, yakni Julio Cesar Moreno (hanya bertahan selama putaran pertama), dan Nelson Leon Sanches.

Arema pernah memiliki kuarter pemain Samba (Brasil), yakni Claudio De Jesus, Joao Carlos, Junior Lima Filho, dan Rivaldo Costa yang mempersembahkan gelar juara Liga Pertamina Divisi I 2004. Claudio, Carlos, dan Junior membawa Arema menjuarai Copa Indonesia 2004. Semusim berikutnya, giliran Claudio, Carlos, dan Franco Hita yang membawa Arema memenangkan juara Copa Indonesia 2006.

Esteban Guillen menjadi satu-satunya pemain Latin yang pernah mengangkat trofi juara liga untuk Arema. Trofi itu dipersembahkan pemain asal Uruguay tersebut di Indonesia Super League (ISL) 2009-2010.

Berikut Daftar Pemain dan Mantan Pemain Arema dari Amerika Utara/Selatan

Chile
Juan Manuel Rubio (Ligina III 1996-1997, Ligina IV 1997-1998, Ligina VI 1999-2000)
Julio Cesar Moreno (Ligina III 1996-1997 putaran pertama)
Nelson Leon Sanches (Ligina III 1996-1997)
Franciscus Javier Pacho Rubio (Ligina IV 1997-1998, Ligina VI 1999-2000)
Rodrigo Araya (Ligina VI 1999-2000)
Jamie Rojas (Ligina VIII 2002)
Marcus Rodriguez (Ligina VIII 2002)
Chistian Cespedes (Ligina IX 2003 putaran kedua)
Rodrigo Araya (Ligina IX 2003 putaran kedu)
Marcus Leonardo Veda (Ligina IX 2003 putaran pertama)
Patricio Morales (Ligina XIII 2007-2008, ISL 2008-2009 putaran kedua)

Uruguay
Euler Coroera (Ligina IX 2003)
Claudio Benzo (Ligina IX 2003 putaran pertama)
Esteban Guillen (ISL 2009-2010 putaran kedua, ISL 2010-2011)
Matias Malvino (Liga 1 2020)

Brasil
Claudio de Jesus (Ligina X 2004, Ligina XI 2005, Ligina XII 2006)
Joao Carlos (Ligina X 2004, Ligina XI 2005, Ligina XII 2006, Ligina XIII 2007-2008 putaran pertama)
Junior Lima Filho (Ligina X 2004, Ligina XI 2005 putaran pertama)
Rivaldo Costa (Ligina X 2004)
Marcio Souza (ISL 2011-2012 putaran pertama)
Alberto Goncalves (ISL 2012-2013, ISL 2014)
Fabiano da Rosa Beltrame (QNB League 2015)
Marcio Teruel (ISC A 2016 putaran kedua)
Arthur Cunha (Liga 1 2017, Liga 1 2018, Liga 1 2019)
Rodrigo Ost (pra-musim 2018)
Thiago Furtuoso (Liga 1 2018 putaran pertama)
Robert Lima Gladiator (pramusim 2019)

Argentina
Franco Martin Hitta (Ligina XI 2005 putaran kedua, Ligina XII 2006)
Fernando Martin Stagnari (Ligina XIII 2007-2008 putaran kedua)
Rodrigo Santoni (ISL 2011-2012 putaran pertama)
Gustavo Lopez (ISL 2014)
Esteban Gabriel Vizcarra (ISC A 2016, Liga 1 2017)
Jonathan Bauman (Liga 1 2020)
Elias Alderete (Liga 1 2020)

Saint Kitts and Nevis
Keith Kayamba Gumbs (ISL 2012-2013)

Kolumbia
Juan Pablo Pino Puello (Liga 1 2017)