Mario Gomez Pertanyakan Kartu Merah Jonathan Bauman

Tanpa Jonathan Bauman, Arema Berharap Bisa Datangkan Pengganti
Jonathan Bauman (C) DANI KRISTIAN

Mario Gomez pertanyakan kartu merah yang didapatkan pemain Arema, Jonathan Bauman di laga melawan PSIS Semarang pada pekan ketiga Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020) sore. Pada laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang tersebut, skuad Singo Edan kalah 0-2.

Hujan kartu memang terjadi di laga PSIS vs Arema. Empat kartu kuning untuk pemain PSIS (dan satu merah untuk Finky Pasamba), serta lima kartu kuning untuk pemain Arema (dua di antaranya menghasilkan kartu merah untuk Bauman).

Selain Bauman yang mengantongi dua kartu kunin (dan satu kartu merah), dua pemain Arema lainnya diganjar kartu kuning pula, yakni Oh In-kyun dan Matias Malvino. Satu kartu kuning lainnya diterima oleh pelatih Gomez.

“Untuk kartu kuning yang saya terima, atau pemain Arema lainnya itu oke, saya bisa menerimanya. Namun, untuk kartu merah Bauman itu saya tidak tahu apa alasannya. Bauman juga bilang kepada kami, dia tidak melakukan apapun sebelum menerima kartu kuning kedua,” kata Gomez pada sesi jumpa pers usai laga.

Mario Gomez Pertanyakan Kelayakan Kartu Merah untuk Jonathan Bauman

Mario Gomez juga mempertanyakan kelayakan kartu merah yang diberikan wasit Fariq Hitaba untuk Jonathan Bauman. Menurutnya, kartu merah tak seharusnya diberikan untuk penyerang Arema itu.

Kartu kuning pertama didapat pemain asal Argentina itu pada menit 54. Selang 13 menit, tepatnya di menit 67, Bauman kembali mendapatkan kartu kuning (kedua), usai terlibat duel dengan Finky Pasamba (yang entah kenapa juga mendapatkan kartu merah di waktu yang sama).

“Saya menanyakan, apakah layak Bauman mendapatkan kartu? Kami tidak tahu kenapa, saya pikir tidak seharusnya,” imbuh pelatih berusia 63 tahun itu.

Kehilangan Jonathan Bauman dan Oh In-kyun

Mario Gomez bakal kehilangan Jonathan Bauman dan Oh In-kyun yang harus absen di laga selanjutnya saat Arema menjamu Borneo FC pada pekan keempat Liga 1 2020, Jumat (3/4/2020) mendatang. Kedua pemain asing itu tak bisa bermain lantaran akumulasi kartu.

“Selanjutnya Arema akan melawan Borneo FC, kami akan mengandalkan pemain yang ada. Saya yakin mereka juga punya kualitas,” tegas mantan pelatih Persib Bandung ini.