Tiga Pemain Terbaik Seri Kedua versi Kapten Tim Arema Putri

Tiga Pemain Terbaik Seri Kedua versi Kapten Tim Arema Putri
Syafira Azzahra, bek kanan Arema Putri (C) DANI KRISTIAN

Kapten Tim Arema Putri, Windi Ayu Puspitasari memilih tiga pemain terbaik Seri Kedua Grup B Liga 1 Putri 2019 yang digelar di Pulau Bali. Menurutnya, merekalah kunci skuat Ongis Kodew menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup B.

Arema Putri menyapu bersih 12 poin di Grup B dengan mengalahkan empat tim lainnya. Persipura Putri dikalahkan 2-1, Bali United Putri 3-2, PSM Putri 4-0, dan Persebaya Putri 4-1.

Ada tiga pemain terbaik Seri Kedua menurut Ayu, sapaan akrabnya, yang menjadi kunci kesuksesan Arema Putri nangkring di puncak klasemen sementara dengan 21 poin. Pemilik jersey bernomor punggung 1 itu ogah memilih dirinya sendiri.

“Saya bukan apa-apa, saya sendiri merasa penampilan saya menurun. Mereka bertiga ini lebih pantas menjadi pemain terbaik Seri Kedua,” kata Ayu kepada WEAREMANIA.

Berikut tiga pemain terbaik Seri Kedua versi kapten tim Arema Putri, Windi Ayu Puspitasari

Sheva Imut Furyzcha

Pemain terbaik pertama, Ayu memilih Sheva Imut Furyzcha. Lesatan enam gol sepanjang Seri Kedua yang dibuat penyerang andalan Arema Putri itu menjadi alasan Ayu memilihnya sebagai pemain terbaik.

Torehan enam gol itu tercatat lebih banyak ketimbang jumlah golnya di Seri Pertama. Pada Seri Pertama lalu, pemain asli Sidoarjo itu cuma melesakkan dua gol saja.

“Sheva adalah motor serangan tim kami. Saat kami menyerang pasti ada dia. Tahu sendiri kalau wonderkid satu ini istimewa sekali pakai telor,” ucap Ayu.

Syafira Azzahra Ramadhanti

Nama Syafira Azzahra Ramadhanti selalu menghiasi starting line-up Arema Putri sepanjang Seri Kedua, begitu pula di Seri Pertama lalu. Ayu melihat ada kelebihan pada diri bek sayap kanan itu untuk memilihnya sebagai pemain terbaik.

Ayu menyebut kemampuan Syafira sebagai pemain bertahan tak perlu diragukan lagi. Selain itu, menurutnya, pemain yang juga berasal dari Sidoarjo tersebut cerdik.

“Meskipun dari semua pemain belakang yang ada, Syafira adalah yang paling muda, tapi dia paling cerdik kalau buat built up (membangun) serangan. Dia juga paling tenang ketika bertahan,” tutur Ayu.

Febry Anita Eka Putri Cahyo

Dari lini tengah, nama Febry Anita Eka Putri Cahyo menjadi andalan sebagai gelandang bertahan Arema Putri. Kuatnya pemilik jersey bernomor punggung 8 itu dalam bertahan menjadi alasan Ayu menyebutnya sebagai pemain terbaik.

Sepanjang Seri Kedua ini, Febry bermain di empat pertandingan bersama Arema Putri. Hanya pada laga pertama melawan Persipura Putri saja, pemain 21 tahun itu bermain sebagai pemain pengganti.

“Febry ini paling lihai dalam memotong bola dari sektor gelandang. Dia bisa bikin gelandang lawan bingung mau bikin serangan seperti apa,” tandas Ayu.