3 Alasan Arema Harus Bisa Mengalahkan PSS Sleman

Arema harus bisa mengalahkan PSS Sleman di Liga 1 2022-2023 Pekan 20. Ada sejumlah alasan khusus yang melatarbelakangi keharusan tersebut.

Pekan ini, Skuad Singo Edan bakal bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, markas PSS. Pertandingan tersebut akan digelar pada Kamis (26/1/2023), pukul 16.00 WIB.

Tiga poin harus didapatkan anak asuh pelatih Javier Roca. Setidaknya ada tiga alasan yang membuat PSS harus dikalahkan Arema.

Inilah 3 Alasan Arema Harus Bisa Mengalahkan PSS Sleman

1. Cukup 3 Kekalahan Beruntun

Sebelum laga melawan PSS ini, Arema menderita kekalahan berturut-turut dalam tiga pertandingan terakhirnya. Cukup tiga kekalahan beruntun itu mewarnai perjalanan Arema di Liga 1 2022-2023 putaran kedua ini.

Tiga kekalahan itu menjadi momen pertama kalinya bagi Arema di musim ini, termasuk saat di era kepelatihan Roca. Setelah kalah 0-2 dari Madura United, 0-1 dari Bhayangkara FC, pekan lalu Arema kalah lagi 0-1 dari PSIS Semarang.

Artinya, tren negatif ini harus diakhiri jika Arema tak ingin terus terpuruk. Setidaknya, dengan mengalahkan PSS Sleman, motivasi untuk bangkit itu bisa muncul lagi.

2. Tekad Kembali ke Papan Atas

Usai menderita kekalahan dari PSIS pekan lalu, Arema melorot dari peringkat 7 ke peringkat 9 dengan tetap 26 poin. Kalau bertekad kembali ke papan atas, mereka harus bisa mengalahkan PSS pekan ini.

Johan Farizi dan kawan-kawan sudah kehilangan sembilan poin dalam tiga pertandingan terakhirnya. Tentu saja, hal itu bukanlah sesuatu yang diharapkan manajemen klub, tim pelatih, pemain, maupun suporternya.

Kekalahan demi kekalahan itu membuat Arema saat ini berjarak 12 poin dengan pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar. Bahkan, mereka lebih dekat dengan juru kunci, Barito Putera dan Persik Kediri yang memiliki 16 poin.

3. Perbaiki Citra di Hadapan Aremania

Saat ini citra Arema terbilang sedang tidak baik-baik saja di mata Aremania, pendukungnya sendiri selepas Tragedi Kanjuruhan. Manajemen klub bertekad menghadirkan prestasi musim ini sebagai pelipur lara, khususnya bagi para keluarga korban.

Tekad itu sudah dicanangkan Wiebie Andriyas, Manager Tim Arema saat baru diangkat Desember tahun lalu. Menurutnya, hanya prestasilah yang mempu menyejukkan kembali Bhumi Arema.

Nah, bagaimana bisa mencapai prestasi kalau saat ini mereka terdampar di papan tengah? Tentu saja, Arema harus terus memperjuangkan harapan tersebut.