Milo Dukung Hanif Sjahbandi Berkembang di Timnas Indonesia

Milo Dukung Hanif Sjahbandi Berkembang di Timnas Indonesia
Milo Dukung Hanif Sjahbandi Berkembang di Timnas Indonesia (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija menyemangati Hanif Sjahbandi yang bergabung dalam skuat Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia (Grup G). Pelatih Arema FC itu mendukungnya terus berkembang di usianya yang masih muda.

Awalnya, pemanggilan Hanif ke timnas senior bersifat undangan. Kemampuan Hanif yang dipantau Simon langsung di beberapa pertandingan Liga 1 membuat dia bersama Bagus Kahfi diundang untuk latihan.

Namun, Hanif akhirnya dimasukkan ke susunan tim setelah Otavio Dutra dipulangkan karena statusnya belum disahkan sebagai Warga Negara Indonesia. Meskipun sudah disetujui DPR, rupanya PSSI sudah lebih dahulu merilis 24 pemain untuk timnas tanpa kehadiran pemain asal Brasil tersebut.

“Saya sudah berbicara dengan Simon McMenemy, dia senang Hanif bisa menyesuaikan dengan cepat materi latihan di timnas, dia bangga Hanif bisa cepat beradaptasi dengan timnas senior,” kata pelatih yang akrab disapa Milo.

Yakin Mampu Bersaing dengan Pemain Senior

Milo pun yakin Hanif Sjahbandi mampu bersaing dengan para pemain senior, utamanya di posisi gelandang. Sebab, menurut pelatih asal Bosnia itu, si pemain sudah punya modal dari timnya.

Jika dilihat pada daftar 24 pemain yang dirilis PSSI, Hanif menjadi pemain termuda di lini tengah. Pesaingnya di posisi gelandang ada nama-nama tenar seperti Evan Dimas, Manahati Lestusen, Rizky Pellu, Stefano Lilipaly, dan Zulfiandi.

“Hanif adalah pemain muda, mungkin banyak yang masih meragukankannya di timnas senior, mungkin masalahnya hanya kesempatan bermain saja. Melalui pertandingan demi pertandingan dia akan terasah sebagai pemain bagus, dia itu intan, kami harus terus mengasahnya,” imbuh pelatih 55 tahun ini.

Sarankan Tiru Cristiano Ronaldo

Milo punya saran bagus untuk Hanif Sjahbandi agar bisa bersaing di lini tengah timnas. Gelandang asal Bandung itu disarankan untuk meniru sang mega bintang dunia, Cristiano Ronaldo.

“Seorang Ronaldo juga tidak bisa tiba-tiba menjadi bintang, tanpa kerja keras semua tiada artinya,” tegasnya.