Pemain Termuda Arema Bicara Makna Sumpah Pemuda

Pemain Muda Arema Harus Teladani Makna Sumpah Pemuda
Titan Agung (C) DANI KRISTIAN

Makna Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 memiliki makna yang mendalam bagi Titan Agung Bagus Fawwazi. Pemain termuda Arema itu mengajak semua pemain muda Arema untuk meneladani makna tersebut.

Sumpah Pemuda yang diikrarkan para pemuda Indonesia 92 tahun lalu itu diyakini sebagai tonggak tercetusnya keinginan untuk merdeka dari penjajahan Belanda. Setelah itu, ada upaya-upaya untuk melawan penjajahan secara satu kesatuan, tidak terpecah-belah sendiri-sendiri tiap daerah.

Titan menyebut, ada satu hal yang menjadikan makna Sumpah Pemuda harus diteladani para pemain muda Arema saat ini. Pemain asli Kepanjen, Kabupaten Malang itu menyinggung mengenai semangat juang pemuda.

“Menurut saya, semangat pemuda zaman dahulu perlu dicontoh. Mereka bekerja keras, pantang menyerah, tak mau kalah,” kata Titan kepada WEAREMANIA.

Pemain Muda Arema Mendominasi

Tak banyak yang menyadari jika di Liga 1 2020 ini, Arema didominasi oleh para pemain muda. Menurut Titan Agung, hal itu sangat berpengaruh pada psikologis timnya.

Saat ini, pemain paling senior di Arema adalah Hendro Siswanto, Dendi Santoso, dan Johan Farizi yang berusia 30 tahun. Titan setuju jika peran ketiga pemain senior itu sangat vital, terutama dalam membimbing para pemain muda sepertinya.

“Kalau saya sih berpengaruh ke psikologis tim. Jadi, para pemain muda harus bersemangat. Mereka harus bisa mencontoh Mas Dendi, Mas Jhon, dan Mas Hendro,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.